Training Need Analysis (TNA)
DESKRIPSI PELATIHAN Training Need Analysis
Training Need Analysis (TNA) merupakan proses sistematis untuk mengidentifikasi kesenjangan antara kompetensi, pengetahuan, keterampilan, perilaku, dan kinerja karyawan dengan standar yang dibutuhkan organisasi, baik untuk memenuhi kebutuhan saat ini maupun menghadapi kebutuhan kompetensi di masa depan.
Di tengah perubahan teknologi, digitalisasi proses bisnis, penerapan Artificial Intelligence (AI), perubahan model kerja, serta tuntutan kompetensi yang semakin dinamis, organisasi membutuhkan pendekatan TNA yang tidak hanya berorientasi pada kebutuhan pelatihan saat ini, tetapi juga mampu memprediksi future skills dan kebutuhan kompetensi strategis organisasi.
Pelatihan Training Need Analysis (TNA) dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan melakukan analisis kebutuhan pengembangan SDM secara berbasis data, mulai dari organizational analysis, job/task analysis, individual analysis, competency gap analysis, performance gap analysis, hingga future skills analysis.
Peserta akan mempelajari cara mengidentifikasi apakah suatu kesenjangan benar-benar membutuhkan intervensi pelatihan atau perlu ditangani melalui solusi lain seperti coaching, mentoring, job redesign, perubahan proses kerja, penyediaan tools, digitalisasi, atau perbaikan sistem manajemen.
Melalui studi kasus, diskusi, praktik analisis data, dan penyusunan dokumen TNA, peserta diharapkan mampu menghasilkan Training Need Analysis yang objektif, terukur, berbasis kebutuhan bisnis, dan dapat diterjemahkan menjadi program pengembangan SDM yang tepat sasaran.
PT CAKRA BIWA Consultant menyelenggarakan Pelatihan Training Need Analysis untuk perusahaan, instansi, dan organisasi yang ingin meningkatkan efektivitas perencanaan pelatihan dan pengembangan kompetensi SDM.
TUJUAN PELATIHAN Training Need Analysis
Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:
- Memahami konsep, prinsip, tujuan, dan peran Training Need Analysis dalam strategi pengembangan SDM.
- Menghubungkan TNA dengan strategi bisnis, workforce planning, performance management, dan talent development.
- Mengidentifikasi kebutuhan kompetensi organisasi saat ini dan kebutuhan kompetensi masa depan.
- Melakukan organizational analysis, job/task analysis, dan individual analysis.
- Mengidentifikasi performance gap dan competency gap secara sistematis.
- Menentukan akar penyebab kesenjangan kompetensi dan kinerja.
- Membedakan kebutuhan pelatihan dengan kebutuhan intervensi non-pelatihan.
- Menggunakan berbagai metode pengumpulan dan analisis data TNA.
- Memanfaatkan data kinerja, competency assessment, KPI, job description, dan sumber data SDM lainnya dalam proses TNA.
- Mengidentifikasi kebutuhan upskilling, reskilling, digital skills, dan AI literacy sesuai perkembangan pekerjaan.
- Menentukan prioritas kebutuhan pelatihan berdasarkan dampak, urgensi, risiko, dan kebutuhan bisnis.
- Menyusun training needs matrix dan rekomendasi program pengembangan.
- Menyusun laporan TNA yang sistematis, berbasis data, dan dapat digunakan sebagai dasar penyusunan Training Plan.
- Menentukan indikator keberhasilan dan pendekatan evaluasi untuk mengukur efektivitas program pelatihan.
MATERI PELATIHAN Training Need Analysis
1. Konsep dan Fundamental Training Need Analysis
- Pengertian Training Need Analysis (TNA)
- Tujuan dan manfaat TNA bagi organisasi
- Peran TNA dalam Learning & Development
- TNA sebagai dasar penyusunan Training Plan
- Hubungan TNA dengan Human Capital Management
- Hubungan TNA dengan Performance Management
- Hubungan TNA dengan Competency Management
- TNA untuk kebutuhan jangka pendek dan jangka panjang
2. TNA Berbasis Strategi Bisnis dan Organisasi
- Memahami business strategy dan organizational objectives
- Identifikasi perubahan strategi bisnis
- Organizational Analysis
- Analisis perubahan struktur dan proses bisnis
- Identifikasi kebutuhan kompetensi organisasi
- Workforce planning dan kebutuhan kompetensi
- Identifikasi dampak digitalisasi dan transformasi bisnis terhadap kompetensi
- Menyelaraskan TNA dengan strategic workforce development
3. Job Analysis, Task Analysis & Role Analysis
- Job Analysis
- Task Analysis
- Role Analysis
- Review Job Description dan Job Specification
- Identifikasi critical tasks
- Identifikasi critical competencies
- Penyusunan standar kompetensi jabatan
- Competency mapping berdasarkan jabatan
- Identifikasi perubahan kompetensi akibat perubahan pekerjaan
4. Individual & Performance Gap Analysis
- Individual Analysis
- Performance Analysis
- Identifikasi performance gap
- Identifikasi competency gap
- Analisis Knowledge, Skill, Ability, dan Behavior
- Analisis hasil Performance Appraisal
- Analisis KPI dan target kerja
- Analisis hasil competency assessment
- Identifikasi high performer dan development needs
- Identifikasi kebutuhan individu, tim, dan organisasi
5. Root Cause Analysis: Training Need atau Bukan?
- Identifikasi akar masalah kinerja
- Training vs Non-Training Needs
- Penyebab gap kompetensi
- Penyebab gap kinerja
- Faktor sistem, proses, tools, teknologi, dan lingkungan kerja
- Coaching dan mentoring sebagai alternatif intervensi
- Job redesign dan process improvement
- Digital tools dan technology enablement
- Menentukan intervensi pengembangan yang tepat
6. Metode dan Teknik Pengumpulan Data TNA
- Interview
- Questionnaire/Survey
- Observation
- Focus Group Discussion (FGD)
- Competency Assessment
- Performance Appraisal Review
- Review KPI
- Review Job Description
- Review SOP dan Work Instruction
- Assessment dan test
- Data HR dan employee records
- Analisis learning history
- Pengumpulan data dari atasan, employee, dan stakeholder
7. Data-Driven Training Need Analysis
- Prinsip TNA berbasis data
- Jenis data yang dibutuhkan dalam TNA
- Pengumpulan dan validasi data
- Analisis data kompetensi dan kinerja
- Identifikasi pola kebutuhan pelatihan
- Penggunaan competency matrix
- Penggunaan skill matrix
- Training needs matrix
- Prioritization matrix
- Penyajian data TNA untuk management
8. Future Skills, Upskilling & Reskilling
- Konsep future skills
- Identifikasi emerging skills
- Skill gap akibat perubahan teknologi
- Upskilling dan reskilling
- Digital skills
- Data literacy
- AI literacy dan AI-enabled work
- Critical thinking dan problem solving
- Adaptability dan collaboration
- Identifikasi kompetensi yang akan dibutuhkan organisasi di masa depan
- Future competency mapping
9. AI & Digital Transformation dalam TNA
- Dampak Artificial Intelligence terhadap pekerjaan dan kompetensi
- Identifikasi pekerjaan yang mengalami perubahan karena AI
- AI literacy sebagai kebutuhan kompetensi
- Identifikasi kebutuhan upskilling akibat automation
- Human-AI collaboration
- Digital competency gap analysis
- Pemanfaatan teknologi dan AI dalam proses Learning & Development
- Tantangan dan risiko penggunaan AI dalam analisis kebutuhan SDM
10. Prioritas Kebutuhan Pelatihan
- Identifikasi training needs
- Menentukan tingkat urgensi kebutuhan
- Menentukan tingkat dampak terhadap bisnis
- Prioritas berdasarkan risiko
- Prioritas berdasarkan criticality of role
- Prioritas berdasarkan competency gap
- Prioritas berdasarkan performance gap
- Menentukan short-term dan long-term training needs
- Penyusunan Training Priority Matrix
11. Penyusunan Training Needs Matrix & Training Plan
- Penyusunan Training Needs Matrix
- Pemetaan kebutuhan berdasarkan jabatan
- Pemetaan kebutuhan berdasarkan kompetensi
- Pemetaan kebutuhan berdasarkan unit/departemen
- Menentukan jenis program pengembangan
- Menentukan target peserta
- Menentukan metode pembelajaran
- Menentukan prioritas dan timeline
- Penyusunan annual training plan
- Estimasi kebutuhan anggaran pelatihan
12. Evaluasi, ROI & Impact of Training
- Hubungan TNA dengan Training Evaluation
- Menentukan learning objectives
- Menentukan indikator keberhasilan
- KPI pelatihan
- Learning effectiveness
- Performance improvement
- Transfer of learning
- Business impact
- Konsep Training ROI
- Menyusun dasar evaluasi pascapelatihan
13. Penyusunan Laporan Training Need Analysis
- Struktur laporan TNA
- Executive Summary
- Profil dan kondisi organisasi
- Identifikasi kebutuhan kompetensi
- Hasil competency gap analysis
- Hasil performance gap analysis
- Root cause analysis
- Prioritas kebutuhan pelatihan
- Rekomendasi program pengembangan
- Training Needs Matrix
- Estimasi kebutuhan anggaran
- Timeline pelaksanaan
- Kesimpulan dan rekomendasi kepada management
14. Praktik & Studi Kasus Training Need Analysis
Siap membangun program pelatihan yang tepat sasaran berdasarkan kebutuhan nyata organisasi?
Tingkatkan kemampuan tim HR, Learning & Development, dan Human Capital dalam melakukan analisis kebutuhan pelatihan secara sistematis, berbasis data, dan selaras dengan strategi bisnis melalui Pelatihan Training Need Analysis bersama PT CAKRA BIWA Consultant.
💬 [Cek Jadwal Program]
🔗 [Daftar Sekarang]
💬 [Konsultasi Gratis]Jadwal Pelatihan Training Need Analysis (TNA)
| Tanggal | Tempat | Kota |
|---|---|---|
| 10 - 12 November 2026 | - | Bali |
| 1 - 3 Desember 2026 | - | Bandung |
| 26 - 28 Januari 2027 | - | Jakarta |
| 11 - 13 Mei 2027 | - | Yogyakarta |
| 8 - 10 Juni 2027 | - | Yogyakarta |
| 13 - 15 Juli 2027 | - | Yogyakarta |
| 3 - 5 Agustus 2027 | - | Yogyakarta |
Formulir Pendaftaran
Silahkan isi FORMULIR PENDAFTARAN berikut dengan data yang benar agar
Kami dapat konfirmasi ulang kembali via email, WA maupun telepon.
Komplek Pertokoan Ruko Tritunggal No. T7, Jotawang, Bantul, Yogyakarta 55188
Phone : 0811 2949 265
Email : marketing1@cakrabiwa.co.id
