Registration
Training, training dan pelatihan terbaik

Training

Jadwal Pelatihan Terdekat.

Selamat Datang Sobat Cakra !

Gabung dan Temukan Pelatihan atau program
yang anda butuhkan di Cakra Biwa Consultant.
Daftar sekarang untuk mendapatkan
Penawaran Spesial dari kami.

Formulir Jadwal Training
Cakra Biwa Consultant Tahun 2026

Form Pendaftaran pelatihan di cakra

Formulir Download Jadwal Training

Silahkan isi FORMULIR berikut dengan data yang benar agar
Kami dapat konfirmasi ulang kembali via email, WA maupun telepon.

Form Data Personal

Personal Data

*Harus diisi

Form Data Materi 2 Training

Pastikan data yang diisi sudah benar agar Kami konfirmasi ulang kembali via email, WA maupun telepon terimakasih.

ATAU HUBUNGI KAMI
Anda Ingin mendaftar pelatihan dengan MUDAH & CEPAT? Hubungi kami sekarang juga!

Kelas Sertifikasi.

Online Training - Sertifikasi Kompetensi Operator Genset by BNSP

adalah proses pengakuan kompetensi bagi tenaga kerja yang menjalankan tugas pengoperasian dan pemeliharaan genset sesuai skema sertifikasi yang berlaku. Proses sertifikasi dilakukan melalui asesmen atau uji kompetensi untuk menilai kesesuaian pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja peserta terhadap unit kompetensi yang dipersyaratkan. Sertifikasi Operator Genset BNSP merupakan program penguatan kompetensi yang ditujukan bagi tenaga kerja yang bertanggung jawab dalam pengoperasian, pemantauan, dan pemeliharaan dasar generator set (genset). Dengan meningkatnya kebutuhan pasokan listrik mandiri di berbagai sektor industri, keberadaan operator genset yang kompeten dan tersertifikasi menjadi kebutuhan penting untuk menjamin keselamatan, keandalan, serta kelancaran operasional peralatan pembangkit tersebut. Program sertifikasi ini diselenggarakan oleh PT Cakra Biwa Consultant sebagai lembaga pelaksana yang berkomitmen menyediakan pelatihan berkualitas berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan skema sertifikasi BNSP. Melalui pendekatan pelatihan yang terstruktur, peserta dibimbing untuk memahami prinsip kerja genset, prosedur operasi yang benar, penerapan keselamatan kerja, hingga identifikasi potensi gangguan sehingga dapat melaksanakan tugas secara profesional dan sesuai standar.  

READ MORE

Online Training - Sertifikasi Kompetensi Penanggung Jawab Operasional Pengolahan Air Limbah (POPAL) by BNSP

Sertifikasi Kompetensi Penanggung Jawab Operasional Pengolahan Air Limbah (POPAL) adalah proses sertifikasi kompetensi untuk memastikan personel yang bertanggung jawab dalam operasional pengolahan air limbah memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi yang sesuai untuk menjalankan tugasnya. IPAL adalah suatu perangkat peralatan teknik beserta perlengkapannya yang memproses/mengolah cairan sisa produksi pabrik, sehingga cairan tersebut layak dibuang ke lingkungan. Kaitannya dengan pengelolaan lingkungan yang meliputi pencegahan, penanggulangan kerusakan, pencemaran dan pemulihan kualitas lingkungan, menuntut dikembangkannya berbagai perangkat kebijakan dan program kegiatan yang didukung oleh sistem pendukung pengelolaan lingkungan. Sistem pendukung pengelolaan lingkungan tersebut harus didukung dengan Sumber Daya Manusia (SDM) berkompeten sebagai operator pengolahan limbah. Dimana operator tersebut akan memegang peran penting dalam pengoperasian Sistem IPAL di perindustrian dan mencegah kemungkinan terjadinya kesalahan prosedur dalam mengoperasikan IPAL. Oleh karenanya, kini bagi operator IPAL wajib untuk memahami bakuan kompetensi tata keseimbangan yang menyeluruh dari pengetahuan, keterampilan, kearifan, pengalaman, dan tata laku yang perlu diketahui serta dikuasai oleh seorang Operator IPAL.  

READ MORE

Pembinaan dan Sertifikasi K3 Koordinator Unit Penanggulangan Kebakaran (Damkar B)

tentang Unit Penanggulangan Kebakaran di Tempat Kerja, setiap perusahaan wajib memiliki Koordinator Unit Penanggulangan Kebakaran yang kompeten dan tersertifikasi. Peran koordinator sangat penting dalam memastikan kesiapan tim, sarana prasarana, serta penerapan sistem tanggap darurat kebakaran di lingkungan kerja. PT Cakra Biwa Consultant, sebagai mitra resmi KEMNAKER RI, menyelenggarakan program Pembinaan dan Sertifikasi K3 Koordinator Unit Penanggulangan Kebakaran (Damkar B). Pelatihan ini membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dalam manajemen pencegahan, pengendalian, serta penanggulangan kebakaran secara efektif dan sesuai standar K3. Melalui sertifikasi ini, peserta akan memiliki legalitas kompetensi resmi dari KEMNAKER RI, sekaligus meningkatkan keandalan perusahaan dalam menerapkan budaya keselamatan kerja dan tanggap darurat.  

READ MORE

Blended Training - Pembinaan dan Sertifikasi K3 Regu Penanggulangan Kebakaran (Damkar C)

Pembinaan dan Sertifikasi K3 Regu Penanggulangan Kebakaran (Damkar C) merupakan program resmi dari KEMNAKER RI yang bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kerja dalam menangani kebakaran di lingkungan industri, fasilitas produksi, dan area operasional. Program ini membekali peserta dengan pengetahuan teknis dan keterampilan praktis dalam pencegahan, pengendalian, serta penanggulangan kebakaran secara efektif sesuai standar nasional K3. PT Cakra Biwa, sebagai mitra penyelenggara, menghadirkan pelatihan terstandarisasi yang mencakup simulasi kebakaran, penggunaan alat pemadam api, teknik evakuasi, dan studi kasus lapangan, sehingga peserta siap menjadi anggota Regu Penanggulangan Kebakaran yang kompeten. Sertifikasi ini memberikan berbagai manfaat, antara lain meningkatkan kemampuan identifikasi risiko kebakaran, memastikan kepatuhan terhadap regulasi K3 nasional, serta meningkatkan profesionalisme dan kesiapan tenaga kerja dalam menghadapi situasi darurat. Dengan program ini, perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, mengurangi risiko kerugian material, dan melindungi keselamatan karyawan serta aset industri.

READ MORE

Kelas Non Sertifikasi.

Basic Leadership and Public Speaking

Basic Leadership and Public Speaking adalah pelatihan yang memadukan kompetensi dasar kepemimpinan dengan keterampilan komunikasi dan berbicara di depan publik untuk membantu peserta memimpin, menyampaikan gagasan, membangun komunikasi yang efektif, serta berinteraksi dengan lebih percaya diri di lingkungan kerja maupun organisasi. Kepemimpinan dan kemampuan berbicara di depan publik merupakan kompetensi penting yang dibutuhkan oleh setiap individu dalam menjalankan peran profesional maupun organisasi. Seorang pemimpin tidak hanya dituntut mampu mengambil keputusan dan mengarahkan tim, tetapi juga harus mampu menyampaikan gagasan, membangun komunikasi yang efektif, memberikan motivasi, serta menciptakan hubungan kerja yang positif. Kemampuan public speaking menjadi salah satu pendukung utama agar pesan, arahan, dan ide dapat disampaikan secara jelas, percaya diri, dan meyakinkan kepada audiens. Kemampuan tersebut juga mendukung interaksi, koordinasi, dan penyampaian informasi dalam berbagai situasi profesional. Melalui

READ MORE

Supply Chain Management & Logistic

adalah pelatihan yang membahas pengelolaan rantai pasok dan aktivitas logistik secara terintegrasi, mulai dari perencanaan kebutuhan, pengadaan bahan baku, pengelolaan persediaan, hingga transportasi, pergudangan, dan distribusi produk kepada pelanggan. Pelatihan ini membantu peserta memahami cara mengoptimalkan aliran barang, informasi, dan proses operasional untuk meningkatkan efisiensi biaya, kualitas layanan, serta kinerja rantai pasok perusahaan. Pelatihan Supply Chain Management menjadi semakin penting di tengah dinamika bisnis yang terus berkembang dan tuntutan efisiensi operasional yang semakin tinggi. Perusahaan dituntut untuk mampu mengelola rantai pasok secara terintegrasi, mulai dari perencanaan, pengadaan, produksi, hingga distribusi kepada pelanggan akhir. Ketidakefisienan dalam salah satu mata rantai dapat berdampak signifikan terhadap biaya, kualitas layanan, dan daya saing perusahaan. Oleh karena itu, pemahaman dasar yang kuat mengenai konsep dan praktik manajemen rantai pasok  menjadi kebutuhan utama bagi para profesional di berbagai sektor industri. Melalui PT Cakra Biwa Consultant, pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai prinsip-prinsip dasar Supply Chain Management serta penerapannya dalam konteks bisnis modern. Peserta diharapkan mampu mengidentifikasi tantangan dalam rantai pasok, mengoptimalkan proses, serta meningkatkan koordinasi antar fungsi dalam organisasi. Dengan pendekatan yang praktis dan berbasis studi kasus, pelatihan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kompetensi peserta dalam mendukung kinerja operasional perusahaan secara berkelanjutan.   TUJUAN Memahami konsep dasar Supply Chain Management Mengidentifikasi komponen utama dalam rantai pasok Memahami perencanaan dan pengendalian supply chain Mengelola persediaan secara efektif Memahami hubungan antara supplier, manufaktur, dan distribusi Mengidentifikasi risiko dalam supply chain dan cara mitigasinya  

READ MORE

Export Import International Logistic and Supply Chain

adalah pelatihan yang membahas proses logistik internasional dan pengelolaan rantai pasok, mulai dari perencanaan transportasi, pengelolaan kargo, perhitungan biaya pengiriman, penerapan Incoterms, asuransi kargo, hingga proses kepabeanan dan pengelolaan dokumen ekspor-impor. Pelatihan ini bertujuan membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan praktis untuk mendukung kelancaran, efisiensi, dan ketepatan proses perdagangan internasional. Perkembangan perdagangan internasional dan semakin kompleksnya aktivitas rantai pasok menuntut perusahaan memiliki sumber daya manusia yang kompeten dalam bidang logistik dan Supply Chain Management. Pemahaman mengenai transportasi internasional, shipment planning, freight calculation, Incoterms, cargo insurance, freight forwarding, customs clearance, HS Code, hingga dokumen ekspor-impor menjadi bagian penting untuk memastikan proses pengiriman barang berjalan efektif, efisien, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain pengetahuan teoretis, kemampuan melakukan perhitungan biaya, menganalisis dokumen, serta memahami proses logistik secara praktis juga diperlukan untuk mendukung pengambilan keputusan dan meningkatkan efisiensi operasional perusahaan. Melalui PT Cakra Biwa Consultant,

READ MORE

Professional Event Planning dan Management Program

merupakan program pelatihan yang dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam merencanakan, mengelola, melaksanakan, serta mengevaluasi berbagai jenis acara. Program ini mencakup penyusunan konsep event, pengelolaan anggaran, pemilihan venue, koordinasi vendor, pengelolaan produksi dan teknis, strategi promosi, manajemen tamu, hingga penanganan risiko dan evaluasi pascaevent. Melalui PT Cakra Biwa Consultant, pelatihan ini diselenggarakan dengan pendekatan teoritis dan praktis agar peserta mampu menerapkan prinsip-prinsip event management secara efektif serta meningkatkan profesionalisme dalam mengelola kegiatan.   TUJUAN Memahami konsep dasar dan prinsip event management. Menyusun konsep dan perencanaan event secara sistematis. Mengelola anggaran, venue, dan vendor secara efektif. Mengelola aspek teknis dan operasional event. Menerapkan strategi promosi dan stakeholder management. Melakukan evaluasi dan penyusunan laporan event secara profesional.   MATERI 1. Event Management Fundamentals Konsep dan prinsip dasar event management. Jenis dan karakteristik event. Peran & tanggung jawab event planner. Kompetensi profesional event organizer. 2. Event Concept & Planning Menentukan tujuan dan konsep event. Menentukan target audience. Penyusunan event brief. Penyusunan timeline & checklist. 3. Event Budgeting & Financial Management Penyusunan anggaran event. Identifikasi kebutuhan dan biaya. Cost control & budget monitoring. Antisipasi biaya tidak terduga. 4. Venue & Vendor Management Pemilihan venue sesuai kebutuhan event. Venue inspection & layout planning. Seleksi dan koordinasi vendor. Negosiasi dan vendor management. 5. Event Production & Technical Management Penyusunan rundown & technical rundown. Stage, sound, lighting & visual. Crew coordination & technical meeting. Rehearsal dan technical preparation. 6. Event Marketing & Promotion Event branding & positioning. Strategi promosi event. Social media & digital marketing. Partnership & sponsorship. 7. Guest & Stakeholder Management Guest invitation & registration. Speaker, talent & performer management. Client & stakeholder communication. VIP/VVIP handling & hospitality. 8. Risk & Crisis Management Identifikasi dan pemetaan risiko. Safety & security management. Contingency planning. Problem solving & crisis handling. 9. Event Day Management Pre-event final preparation. Crew briefing & coordination. Monitoring event flow & rundown. Handling issues secara real-time. 10. Post-Event Evaluation & Reporting Evaluasi keberhasilan event. Pengumpulan feedback peserta. Event documentation & reporting. Lessons learned & improvement plan.  

READ MORE

Failure Mode and Effects Analysis

dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan mengidentifikasi failure mode, menganalisis penyebab dan dampaknya, menentukan tingkat risiko, serta menyusun tindakan pengendalian dan perbaikan secara terstruktur. Pelatihan ini juga membahas evaluasi risiko melalui Severity, Occurrence, dan Detection, penggunaan Risk Priority Number (RPN), serta pendekatan Action Priority untuk membantu menentukan prioritas tindakan perbaikan.   TUJUAN Pelatihan ini membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan untuk: Memahami konsep, tujuan, dan prinsip dasar FMEA. Memahami peran FMEA dalam risk management dan continuous improvement. Mengidentifikasi potensi failure mode pada produk, proses, maupun sistem. Menganalisis efek dan dampak dari setiap potensi kegagalan. Mengidentifikasi akar penyebab terjadinya kegagalan. Mengevaluasi sistem pengendalian yang telah diterapkan. Melakukan penilaian dan prioritas risiko secara sistematis. Menentukan tindakan pencegahan dan perbaikan berdasarkan tingkat risiko. Menyusun dokumen FMEA yang sistematis dan mudah ditindaklanjuti. Menggunakan hasil FMEA sebagai dasar peningkatan kualitas dan keandalan proses.   MATERI 1. Fundamental FMEA Pengertian dan konsep dasar FMEA. Tujuan dan manfaat penerapan FMEA. Peran FMEA dalam risk management. Jenis-jenis FMEA. Kapan FMEA perlu dilakukan. Hubungan FMEA dengan continuous improvement. 2. FMEA Framework & Team Preparation Menentukan scope dan batasan analisis. Menentukan proses, produk, atau sistem yang akan dianalisis. Pembentukan tim FMEA. Identifikasi fungsi dan kebutuhan pelanggan. Pengumpulan data pendukung. Menentukan struktur analisis FMEA. 3. Process Mapping & Function Analysis Memahami alur proses. Identifikasi input dan output proses. Menentukan fungsi setiap tahapan proses. Identifikasi karakteristik kritis. Menghubungkan proses dengan potensi kegagalan. Menentukan titik-titik kritis dalam proses. 4. Failure Mode Identification Konsep failure mode. Teknik mengidentifikasi potensi kegagalan. Jenis-jenis kegagalan dalam proses. Identifikasi kegagalan aktual dan potensial. Menentukan failure mode secara spesifik. Menghindari kesalahan umum dalam menentukan failure mode. 5. Failure Effect Analysis Identifikasi failure effect. Dampak kegagalan terhadap proses. Dampak terhadap produk dan pelanggan. Dampak terhadap keselamatan dan operasional. Menentukan konsekuensi dari setiap failure mode. Menentukan tingkat keparahan dampak. 6. Failure Cause Analysis Identifikasi penyebab kegagalan. Hubungan failure mode dan failure cause. Teknik analisis penyebab. Penggunaan 5 Why Analysis. Integrasi Fishbone Diagram dalam FMEA. Identifikasi akar penyebab (root cause). 7. Current Prevention & Detection Controls Identifikasi pengendalian yang sudah tersedia. Prevention Control dan Detection Control. Menilai efektivitas pengendalian. Membedakan pencegahan dan deteksi. Identifikasi kelemahan sistem pengendalian. Menentukan kebutuhan pengendalian tambahan. 8. Risk Evaluation & Prioritization Konsep evaluasi risiko dalam FMEA. Penilaian Severity, Occurrence, dan Detection. Menentukan prioritas risiko. Memahami konsep Risk Priority Number (RPN). Pendekatan Action Priority dalam FMEA. Menentukan risiko yang membutuhkan tindakan segera. 9. Improvement Action & Follow-Up Menentukan rekomendasi tindakan. Menetapkan tindakan preventive dan corrective. Menentukan PIC dan target penyelesaian. Menentukan prioritas tindakan berdasarkan risiko. Evaluasi efektivitas tindakan. Updating dan monitoring FMEA secara berkala. 10. FMEA Documentation & Practical Application Struktur dan elemen dokumen FMEA. Teknik pengisian FMEA secara sistematis. Kesalahan umum dalam penyusunan FMEA. Review dan validasi hasil FMEA. Integrasi FMEA dengan Quality Management System. Penyusunan FMEA sebagai dasar continuous improvement.   Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu menerapkan FMEA secara sistematis untuk mendukung peningkatan kualitas, keandalan (reliability), keselamatan, dan efektivitas proses di lingkungan kerja. Apa Itu Failure Mode and Effects Analysis (FMEA)?

READ MORE